BPBD Tapanuli Utara Bentuk Desa Tangguh Bencana, Dorong Masyarakat Semakin Siaga dan Tangguh


Tapanuli Utara — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapanuli Utara melaksanakan kegiatan Pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi dan ancaman bencana di tingkat desa.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 22 September 2026 di Desa Aek Nabara, Kecamatan Simangumban, dan dilanjutkan pada 23 September 2026 di Desa Pansurnapitu, Kecamatan Siatasbarita.

Pembentukan Desa Tangguh Bencana bertujuan untuk mendorong peningkatan kesadaran, kesiapsiagaan, serta partisipasi aktif masyarakat dalam upaya pengurangan risiko bencana. Melalui kegiatan ini, masyarakat didorong untuk memiliki kemampuan dalam mengenali potensi ancaman bencana, memahami langkah-langkah kesiapsiagaan, serta berperan aktif dalam penanggulangan bencana di lingkungan masing-masing.

Salah satu bagian penting dalam pembentukan Destana adalah pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) dan Relawan Kebencanaan tingkat desa. Kedua unsur tersebut diharapkan dapat menjadi penggerak masyarakat dalam melaksanakan berbagai kegiatan pengurangan risiko bencana, mulai dari peningkatan kesiapsiagaan, edukasi kebencanaan, penyebarluasan informasi peringatan dini, hingga dukungan dalam penanganan bencana di tingkat desa.

Melalui pembentukan Destana, BPBD Kabupaten Tapanuli Utara mendorong terwujudnya masyarakat yang tanggap, siaga, mandiri dan tangguh dalam menghadapi berbagai ancaman bencana. Penguatan kapasitas masyarakat di tingkat desa dinilai penting karena masyarakat merupakan unsur yang berada paling dekat dengan lokasi kejadian dan menjadi bagian penting dalam respons awal ketika terjadi bencana.

BPBD Kabupaten Tapanuli Utara berharap Forum Pengurangan Risiko Bencana dan Relawan Kebencanaan yang telah dibentuk dapat menjalankan perannya secara berkelanjutan serta menjadi mitra pemerintah dalam membangun budaya sadar bencana di tengah masyarakat.

Dengan terbentuknya Desa Tangguh Bencana, diharapkan upaya pengurangan risiko bencana dapat dilakukan secara bersama-sama, terencana dan berkelanjutan, sehingga masyarakat Kabupaten Tapanuli Utara semakin siap menghadapi berbagai potensi bencana.